Serius Tangani Ketersediaan Air Bersih
Tanjung Redeb -
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Selasa (31/7) lalu menggelar Sidang Paripurna ke 10 dengan agenda pengasahan Peratuan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Perubahan (Perda APBD-P) Tahun 2019.
Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Hj Sarifatul Sy'diah S.Pd M.Si, dihadiri Bupati Berau, H Muharram S.Pd M.Si, dan 8 Fraksi menyampaikan sejumlah tanggapannya terhadap APBD-P 2019 yang sudah disampaikan oleh Pemkab Berau. Pada pokoknya semua Fraksi setuju terhadap Perda APBD-P dengan membubuhkan sejumlah catatan penting.
Dari Fraksi Bulan Bintang Perjuangan melalui juru bicaranya Syahruni memberikan catatan bahwa agar APBD-P digunakan dengan efektif dan efesien berdasarkan prioritas pembangunan daerah yanga sesui dengan RJPMD dan RKP yang menunjukkan keberpihakan pada kepentingan rakyat. Pihaknya juga menyorot soal Pendapat Asli Daerah (PAD) dengan mempertanyakan sejauh mana penggalian potensi daerah untuk memperbesar PAD saat ini.
Sehubungan dengan itu, fraksi ini juga meminta agar APBD-P bisa menjawab kebutuhan dasar Kabupaten Berau. Fraksi ini beharap anggaran perubahan dibahas dengan terbuka dan partisipatif serta tidak bertentangan dengan kepentingan umum.
“Untuk berharap agar rasionalisasi anggaran berupa penambahan dan pengurangan akan dapat memenuhi skala prioritas pembangunan yang dilakukan pada tahun 2019 ini,” harap Syahruni .
Selain itu Fraksi Bulan Bintang Perjuangan juga meminta agar Pemda Berau memperhatikan ketersediaan air bersih, fraksi ini berharap Dewan meminta agar Pemda meminta menangani persoalan tersebut dengan serius.
“ Kami harapkan semua masyarakat Berau dapat menikmati air bersih, yang menjadi tanggung jawab Pemda. Karena kebutuhan dasar ini sangat dibutuhkan masyarakat, mulai dari Perkotaan, pesisir hingga di pedalaman,” ungkapnya
Tak hanya itu, fraksi ini meminta agar Pemda melakukan pembinaan terhadap pemerintah kampung, apalagi tidak lama lagi akan dilakukan pemilihan kepala kampung secara serentak.
“ Tentu dengan adanya pemilihan kepala kampung secara serentak ini akan menjadi motifasi masing – masing aparatur kampung. Sebab, kampung sebagai ujung tombak pembangunan di Kabupaten Berau,” Pungkasnya.(bangun banua)
Posted by
0 Komentar