DPRD Berau Diminta Menolak Revisi UU KPK
Tanjung Redeb -
Aliansi Pemuda dan Mahasiswa (APMB) Berau kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Berau Jalan Gatot Subroto Tanjung Redeb pada Senin (30/9) sekitar pukul 11.00 wita. Ini adalah buntut dari aksi terakhir mereka pada Kamis (25) sebelumnya, yang tidak mendapatkan jawaban apapun lantaran para anggota DPRD Berau sedang mengikuti orientasi selama 3 hari di Balikpapan.
Dipimpin oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Berau, Dwi Rizqy Ananda, ratusan massa yang merupakan gabungan dari mahasiswa Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan pemuda Berau, mereka meminta DPRD Berau mengambil sikap guna menolak dan mendesak pemerintah membatalkan revisi UU KPK, dan menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), RUU Pertanian, RUU MD3, RUU Tenaga Kerjaan, RUU Permasyarakatan dan Karhutla.
Ini karena adanya revisi UU KPK itu dianggap berpotensi melemahkan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, dan mengutuk keras penembakan aktivis mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.
"Kami turun ke sini murni tidak ada yang menunggangi. Karena kami memang ditunggangi oleh masyarakat untuk berjuang memperbaiki negara ini yang sudah tidak baik lagi. Pertahankan demokrasi, panjang umur perjuangan,” teriak Rizqy di tengah-tengah aksi.
Rombongan APMB yang dikomandoi Rizqy disambut Ketua DPRD Berau, Madri Pani dan 9 anggota DPRD Berau lainnya, Dalam permasalahan ini Madri justru mendukung dan menyambut baik aksi mahasiswa di Kabupaten Berau ini.
Setelah demo usai, ketua DPRD Berau, Madri Pani mengungkapkan rasa bangganya atas apa yang telah dilakukan para pemuda dan mahasiswa ini, karena nama mahasiswa tetap terjaga dengan baik, dan mereka menyampaikan aspirasi pun dengan santun, tidak anarkis dan sangat mendukung apa yang telah disuarakan pemuda dan mahasiswa.
“Selain itu, saya merasa bangga karena pemuda dan mahasiswa kita ini sangat peduli dengan nasib rakyat, dan mereka hari ini yang memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena itu saya sependapat dan mendukung atas atas aspirasi yang disampaikan mereka,” tegasnya.
Dikatakan juga bahwa Wakil Bupati Berau, H Agus Tantomo juga sependapat dengan anggota Dewan, yang mendukung aspirasi yang disampiakan para pemuda dan mahasiswa. Bahkan pada tanggal 27 September lalu, kata Madri, Agus Tantomo sudah menyampaikan dukungannya ke DPR RI.
“Karena itu apa yang tertuang dalam tuntutan pemuda dan mahasiswa ini kami tindaklanjuti, sesuai kewenangan yang ada. Salah satunya adalah memperjuangkan aspirasi ini sampai ke DPR RI, ” kata politisi Partai Nasdem ini..
Karena itu menurut Madri, Dewan layak memberikan apresiasi kepada mereka, mengingat apa yang disampaikan pemuda dan mahasiswa ini demi kepentingan rakyat.
“Sisi lain karena pada dasarnya kami bagian dari rakyat, sosok sebagai anggota Dewan tujuannya jelas membela segala sesuatu yang menyangkut masalah kesejahteraan dan kepentingan rakyat, begitupun pemuda dan mahasiwa adalah bagian dari penyambung harapan rakyat demi kepentingan masyarakat secara luas,” pungkasnya. (bangun banua)
Posted by
0 Komentar