Bawa Aspirasi Masyarakat Gurimbang ke Dinas ESDM Kaltim
Permasalahan yang ada di Kabupaten Berau mengenai lahan di Kampung Gurimbang dan Seramut, Limunjan, Kecamatan Sambaliung, yang diindikasikan telah dilakukan aktivitas pertambangan oleh perusahaan. Di bawa dan dikonsultasikan oleh DPRD Berau ke Dinas ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) Kalimantan Timur, bulan lalu.
Rombongan melaksanakan kunjungan dan konsultasi , dipimpin wakil ketua DPRD Berau Abdul Waris S,sos diterima Sekretaris Dinas ESDM Kaltim Ferdiansyah didampingi beberapa inspektur tambang.
Pihaknya, ujar Kamaruddin ketua komisi II meminta jajaran Dinas ESDM Kaltim agar melakukan verifikasi dan investigasi terkait persolan tersebut.
Waris yang turut didampingi Ketua Komisi I Syahruni, Ketua Komisi II Kamaruddin, serta anggota DPRD lainnya M Yunus dan Najamuddin, membawa aspirasi masyarakat terkait permasalahan lahan di Kampung Girumbang dan Seramut, Limunjan, Kecamatan Sambaliung, yang diindikasikan telah dilakukan aktivitas pertambangan oleh perusahaan.
“Kami DPRD telah menerima aspirasi melalui hearing dan surat dari masyarakat,” katanya.
Namun, karena kewenangan soal pertambangan telah dialihkan ke tingkat provinsi sejak ditetapkannya Undang-Undang 22/2014 tentang Pemerintah Daerah, membuat pihaknya membawa aspirasi masyarakat tersebut ke provinsi agar mendapatkan solusi. Sehingga antara investasi perusahaan dan hak-hak masyarakat bisa berjalan beriringan.
“Karena kepentingan kami bagaimana daerah tetap kondusif, sehingga perusahaan bisa bekerja dengan baik dan masyarakat bisa beraktivitas menjalankan usahanya,” terangnya.
Pihak Dinas ESDM Kaltim lanjut dia, menyambut baik aspirasi masyarakat yang disampaikan DPRD Berau. Bahkan, ESDM Kaltim ujar Waris, segera melakukan verifikasi data dan akan meminta pihak-pihak terkait mengumpulkan data atas persoalan tersebut.
“Jika data dan laporan sudah lengkap, pihak ESDM Kaltim akan turun lapangan,” ujarnya.
Untuk itu Waris berharap, ESDM Kaltim secepatnya bertindak sehingga upaya penyelesaian atas persoalan masyarakat dan perusahaan tidak berlarut-larut.
Posted by
0 Komentar