blog-img
16/12/2018

Kunker Perlindungan Penyandang Disabilitas

Bangun Banua | Kesehatan

Tanjung Redeb-

Penyandang disabilitas berhak mendapatkan perlindungan yang sama sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai warga negara yang dijamin oleh undang undang dasar 1945, dari sinilah Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kabupaten Berau melaksanakan kunjungan kerja bersama Sekretaris Dinsos Berau  Yance Keka ke Dinas Sosial  Kabupaten Bantul DI Yogyakarta baru baru ini.

Disebutkan oleh H.Husin Djufrie bahwa kunjungan ini dalam rangka untuk perlindungan penyandang disabilitas, yang mana pemerintah harus dapat melakukan perlindungan dengan mengayomi, memperkut hak penyandang disabilitas.

“Disisi lain juga ada kesamaan kesempatan yang diberikan kepada penyandang disabilitas untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan,” paparnya.

Begitupula dengan penyelengaraan pendidikan , yang mana kegiatan sistem pendidikan pada program pendidikan pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan agar proses pendidikan dapat berlangsung dengan tujuan pendidikan nasional.

Dalam kunker ini yang diikuti oleh Rudi Mangunsong ketua Badan Legislasi, Haryono, Ir Burhan, mendapatkan ilmu dari Dinsos, bagiamana penyandang disabilitas mendapatkann hak haknya, serta mereka dibekali skill agar dapat mandiri.

Dinas Sosial Bantul pun menyelenggarakan pelatihan untuk penyandang disabilitas yang bekerjasama dengan Negara Korea.

Sehingganya penyandang disabilias memiliki kemampuan untuk dapat berkarya dan mandiri, dan pemerintah maupun perusahaan membuka kesempatan penyandang untuk dapat berkarya.

“Kami akan mengupayakan penyandang disabilitas melalui Dinas sosial agar mendapatkan pelatihan untuk menambah kemampuannya mereka,” ungkap Husin.

Sementara itu sekretris Dinas Sosial Yance Keka dikonfirmasi mengenai penyandang disabilitas di Kabupaten Berau , hingga 26 Nopember 2018 yang telah terdata sejumlah 175 orang, mulai dari disabilitas anak anak hingga dewasa.

“Masih belum mencapai ke kampung kampung pendataan tersebut, karena keerbatasan kami, ”paparnya. Namun terus di upayakan untuk mendata ke wilayah terjauh sekalipun. 

Bagikan Ke:

Populer